Si Doel Anak Kelautan

Ghibah Itu Penyakit Hati

November 25, 2009 · Leave a Comment

Halo-haloo, udah lama ga update. Karena sedang banyak kesibukan juga. Sekarang pun sebenernya masih banyak tugas yang belum dikerjakan, tapi berhubung saya baru saja membaca artikel khutbah Jum’at yang sangat bagus dan menurut saya sangat perlu untuk di-share, jadi saya luangkan waktu sedikit. Nih, asalnya dari sini : http://www.oaseislam.com/modules.php?name=News&file=article&sid=755

Semoga bermanfaat, semoga Allah SWT selalu membukakan hati kita, menganugrahkan kita hidayah dan memberikan kita taubat yang sesungguhnya. amiiinn.

-Doel-

Hadirin jam’ah shalat jum’ah rahimakumullah.

Allah berfirman dalam Surat Al-Hujurat ayat 12:
…..
…..
Yang artinya adalah:

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujuraat:12)

Ayat ini mengandung larangan berbuat ghibah atau menggunjing atau seperti apa yang telah ditafsirkan pula pengertiannya oleh Rasulullah, sebagaimana yang terdapat di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud bahwa Abu Hurairah berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan ghibah itu?” Rasulullah menjawab, “Kamu menceritakan perihal saudaramu yang tidak disukainya.” Ditanyakan lagi, “Bagaimanakah bila keadaan saudaraku itu sesuai dengan yang aku katakan?” Rasulullah menjawab, “Bila keadaan saudaramu itu sesuai dengan yang kamu katakan, maka itulah ghibah terhadapnya. Bila tidak terdapat apa yang kamu katakan maka kamu telah berdusta.”

Menurut bahasa, kata ghibah berasal dari al-ghib (tidak tampak). Makna ghibah berkembang jadi bergunjing atau membicarakan aib orang yang tidak disukai. Ghibah merupakan penyakit jiwa yang destruktif (berbahaya) dan termasuk kelompok Nafsu Lawwamah. Terbentuknya ghibah karena munculnya sifat iri dan dengki dalam hati seseorang, karena faktor tidak suka, cemburu dan benci. Kemudian sifat tersebut mengkristal menjadi benih-benih su-uzhan (buruk sangka). Adapun pemicu munculnya su-uzhan karena panca indera rekaman terhadap semua peristiwa dengan disertai lintasan negatif thinking (pikiran yang buruk). Setelah itu, disimpulkan menjadi sebuah persepsi dan opini, padahal kesimpulan tersebut belum tentu sesuai dengan fakta dan realita. Selanjutnya, persepsi tersebut diekspresikan dalam bentuk kata-kata. Ketika itu, akal tidak mampu berpikir jernih karena tergulung gelombang ghibah, sehingga membuncah kalimat kebencian dan keburukan pada orang lain yang merupakan refleksi batiniahnya. Itulah yang disebut ghibah.

Ghibah adalah haram. Tidak ada pengecualian mengenai perbuatan ini kecuali bila terdapat kemaslahatan yang lebih kuat seperti beberapa hal atau kasus sebagai berikut:

1. Orang yang mazhlum (teraniaya) boleh menceritakan dan mengadukan kezaliman orang yang menzhaliminya kepada seorang penguasa atau hakim atau kepada orang yang berwenang memutuskan suatu perkara dalam rangka menuntut haknya.

2. Meminta bantuan untuk menyingkirkan kemungkaran dan agar orang yang berbuat maksiat kembali ke jalan yang benar. Pembolehan ini dalam rangka isti’anah (minta tolong) untuk mencegah kemungkaran dan mengembalikan orang yang bermaksiat ke jalan yang hak. Selain itu ini juga merupakan kewajiban manusia untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar. Setiap muslim harus saling bahu membahu menegakkan kebenaran dan meluruskan jalan orang-orang yang menyimpang dari hukum-hukum Allah, hingga nyata garis perbedaan antara yang haq dan yang bathil.

3. Memperingatkan kaum muslimin apabila ada perawi, saksi, atau pengarang yang cacat sifat atau kelakuannya, menurut ijma’ ulama kita boleh bahkan wajib memberitahukannya kepada kaum muslimin. Hal ini dilakukan untuk memelihara kebersihan syariat. Ghibah dengan tujuan seperti ini jelas diperbolehkan, bahkan diwajibkan untuk menjaga kesucian hadits. Apalagi hadits merupakan sumber hukum kedua bagi kaum muslimin setelah Al-Qur’an.

Mempergunjingkan seseorang selain pada hal-hal yang diperbolehkan seperti pada hal-hal tersebut sebelumnya, pengharamannya sangat kuat. Itulah sebabnya Allah menyerupakan perbuatan ghibah dengan memakan daging manusia yang sudah menjadi bangkai.

Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda, “Setiap harta, kehormatan, dan darah seorang muslim adalah haram atas muslim lainnya. Cukup buruklah seseorang yang merendahkan saudaranya sesama muslim.”

Bagi orang-orang khusus, melakukan ghibah meski hanya di dalam hati itu tidak dibenarkan, karena dapat mengotori hati. Sebagaimana pernah terjadi pada Syaikhul Junaidi Al Bagdadi, ketika sedang berada di masjid menunggu jenazah yang akan disembahyangi. Tiba-tiba datang seorang pengemis yang meminta-minta, melihat hal itu beliau berkata dalam hati: “Andaikan pengemis itu mau berusaha, niscaya lebih baik baginya dan tentunya tidak jadi pengemis.” Kemudian malam harinya beliau bangun sebagaimana biasa, untuk melakukan shalat malam dan zikir. Tapi tidak biasa-biasanya beliau merasa sangat berat di dalam melaksanakannya, akhirnya beliau hanya duduk hingga tertidur, di dalam tidurnya bermimpi disuguhi hidangan yang masih tertutup rapi. Kemudian dibukanya dan beliau sangat terkejut ketika melihat tumpukan daging, di antaranya ada tersembul wajah pengemis yang tadi siang ada di depan masjid. Belum lepas rasa kaget beliau, terdengar suara lantang:

“Makanlah daging itu, karena kamu telah mengghibah orang tersebut. “Beliau baru ingat kejadian tadi siang dan terlintas dalam hati: “Padahal aku hanya bicara dalam hati, tidak sampai membicarakan kepada orang lain.” Kemudian langsung dijawab: “Orang yang seperti kamu tidak layak melakukan ghibah, sekalipun dalam hati, seolah-olah kamu tidak mengerti hikmah Allah. Karena itu, kamu harus meminta maaf kepadanya.” Lalu beliau terbangun dan bergegas mencari pengemis. Selang beberapa hari kemudian, baru bertemu dengan pengemis itu di sebuah sungai. Beliau perlahan-lahan berjalan mendekati pengemis tersebut. Sebelum beliau lebih dekat dan sempat berbicara, pengemis tersebut lebih dulu bertanya: “Apakah kamu akan mengulangi lagi, wahai Abul Qasim?” “Tidak,” jawabnya. Kemudian pengemis tersebut berkata lagi: “Sudah pulanglah, semoga Allah mengampuni dosamu.”

Jamaah Jumat yang berbahagia

Dalam sekelompok orang yang sedang dalam perbincangan, kita sering menemui pembicaraan yang mengarah kepada kejelekan seseorang, entah yang memulai pembicaraan itu kita atau orang lain, disadari atau tidak disadari. Yang jelas apabila kita ikut larut dalam memperbincangkan kejelekan orang maka kita telah berbuat ghibah yang dalam Al-Qur’an dan hadits telah diterangkan perbuatan itu adalah terlarang (haram). Maka bagaimana sebaiknya kita menyikapi kasus yang demikian? Insya Allah berikut ini adalah poin-poin yang dapat menjauhkan kita dari ghibah:

1. Pertama merasakan apakah yang dibicarakan itu termasuk ghibah atau bukan. Caranya mudah, yaitu bayangkan seandainya orang yang kita bicarakan itu mendengar apa yang kita bicarakan, jika dia merasa tidak senang maka itu adalah perbuatan ghibah.

2. Setelah mengetahui haramnya ghibah maka berusaha semaksimal mungkin untuk menjauhinya yaitu dengan menyeleksi apa yang akan kita katakan. Apabila kita ketahui apa yang akan kita katakan itu tergolong ghibah, maka harus ditahan untuk mengatakannya. Atau apabila kita kemudian menyadari apa yang terlanjur kita katakan itu adalah ghibah karena khilaf tidak sengaja, maka sesegera mungkin bertobat (beristighfar) dan bertekad lagi untuk lebih hati-hati dalam berbicara.

3. Menelaah, merenungkan, dan meyakinkan diri sendiri bahwa dengan membicarakan kejelekan orang lain sebetulnya itu sama sekali tidak akan menambah derajat kita. Justru orang yang sering berbuat ghibah akan mudah untuk tidak dipercaya orang lain, dan hatinya pun tidak akan tenteram.

4. Menyadari bahwa seseorang yang kita bicarakan kejelekannya itu sebenarnya adalah saudara kita sendiri, bukan musuh yang harus dihujat atau pun dicela. Sekiranya seseorang tersebut melakukan perbuatan tercela atau yang kurang berakhlak maka sesungguhnya dia belum mengetahui tentang ilmu, maka kita seyogyanya ikut menunjukinya kepada jalan yang lurus bukannya malah menggunjingnya.

5. Jika kita diajak membicarakan kejelekan orang lain oleh seseorang maka kita harus menyadari bahwa ada dua kemungkinan tentang orang yang menggunjing, pertama karena dia belum tahu haramnya ghibah menurut Islam atau kemungkinan kedua yaitu dia sedang khilaf tanpa sengaja telah menggunjing. Maka berusahalah untuk menghentikannya secara ma’ruf tanpa menyinggung perasaannya. Pertama ingatkanlah secara lisan bahwa kita dilarang berbuat ghibah. Jika belum berhenti, maka kita bisa menanggapi seperlunya kemudian berusaha mengalihkan kepada pembicaraan yang lebih baik. Jika sekiranya kedua upaya itu belum menghentikannya berbuat ghibah maka diam adalah lebih baik, kemudian berdoa supaya kita dan orang tersebut sama-sama dijauhkan dari perbuatan ghibah.

Kaum Muslimin sidang Jum’at yang berbahagia,

Itulah beberapa hal yang dapat saya sampaikan, bahwa sesungguhnya ghibah itu dilarang dan merupakan salah satu penyakit hati yang kita harus bisa berusaha untuk menyembuhkannya. Utamanya nasihat ini saya tujukan kepada diri saya sendiri dan juga kepada seluruh kaum muslimin supaya kita bisa saling mengingatkan untuk beramar ma’ruf nahi munkar, mengajak kepada kebaikan dan meninggalkan kemunkaran.
Barakallahu lii wa lakum

Khutbah II
…..
…..
Jama’ah Jumat yang dimuliakan Alloh,

Jumhur ulama berpendapat, cara yang mesti ditempuh oleh orang yang bertobat karena menceritakan saudaranya ialah hendaknya dia menghentikan perbuatan itu dan bertekad tidak akan mengulanginya. Sebagian ulama men-syaratkan pula untuk meminta maaf kepada orang yang telah digunjingkannya itu. Adapun yang lainnya mengatakan bahwa tidak menjadi syarat baginya meminta maaf kepada orang itu. Karena bila dia memberitahukan kepada orang itu tentang gunjingannya, barangkali ia akan merasa lebih sakit daripada dia tidak mengetahui apa yang telah dipergunjingkan orang terhadap dirinya itu. Sehingga akan lebih baik apabila umpatan diganti dengan pujian.” Sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Mu’adz bin Anas al-Juhani bahwa Nabi bersabda, “Barangsiapa yang membela seorang mukmin dari seorang munafiq yang menggunjingkan dirinya, maka Allah akan menurunkan kepadanya satu malaikat yang akan memelihara dagingnya di hari kiamat nanti dari jilatan api neraka. Dan barangsiapa yang melemparkan kepada seorang mukmin sesuatu yang dimaksudkan untuk mencelanya, maka Allah akan menahannya di jembatan Jahannam sehingga dia menarik kembali apa yang telah diucapkannya itu.” Hadits ini diriwayatkan pula oleh Imam Abu Dawud.

Demikianlah khutbah yang saya sampaikan, marilah kita tutup khutbah ini dengan berdoa bersama-sama,
…..
…..
Ya Allah, jadikanlah hari ini menjadi hari ampunan bagi segala dosa kami,
Hari dimana Engkau singkapkan tabir dari hati kami,
Hari dimana Engkau gantikan segala kegelapan dengan cahaya di hati kami.
Ya Allah, sucikanlah kami dari dosa-dosa,
Dan bersihkanlah diri kami dari segala aib,
Tanamkanlah ketaqwaan di dalam hati kami,
Hiasilah diri kami dengan penutup dan kesucian,
Tutupilah diri kami dengan pakaian qanaah dan kerelaan.
Jadikan amal-amal kami sebagai amalan yang tulus hanya kepada-Mu,
Ya Allah, sediakanlah untuk kami sebagian dari rahmat-Mu yang luas,
Berikanlah kami petunjuk kepada ajaran-ajaran-Mu yang terang,
Dan bimbinglah kami kepada kerelaan-Mu yang penuh.
…..
…..


→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Iblis Terpaksa bertamu kepada Rasulullah SAW

August 25, 2009 · 1 Comment

Dari milis Keluarga Mahasiswa Teknik Kelautan ITB, cuma mau berbagi bacaan yang bermanfaat buat saya, semoga bemanfaat juga untuk kalian yang membacanya juga. Izin ya Bang Kiber saya taruh di blog saya.

Iblis Terpaksa bertamu kepada Rasulullah SAW

dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat
Anshar, tiba – tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah:
“Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku. “

Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”

Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”

Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya.”

Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”

Nabi menahannya:” Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapa 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.

Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad,… . Salam untukmu para
hadirin…”

Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu? “

Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

“Siapa yang memaksamu?”

“Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: “Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.” Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku.. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”

Orang Yang Dibenci Iblis

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab: ” Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”

“Siapa selanjutnya? “

” Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”

“lalu siapa lagi?”

“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”

“Lalu siapa lagi?”

“Orang yang selalu bersuci.”

“Siapa lagi?”

“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain.”

“Apa tanda kesabarannya? “

“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang – orang yang sabar.”

“Selanjutnya apa?”

“Orang kaya yang bersyukur.”

“Apa tanda kesyukurannya? “

“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”

“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”

“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”

“Umar bin Khattab?”

“Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”

“Usman bin Affan?”

“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”

“Ali bin Abi Thalib?”

“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berd zikir terhadap Allah SWT)

Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis

“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”

“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”

“Kenapa?”

“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

“Jika seorang umatku berpuasa?”

“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”

“Jika ia berhaji?”

“Aku seperti orang gila.”

“Jika ia membaca al-Quran?”

“Aku merasa meleleh laksana timah di atas api.”

“Jika ia bersedekah?”

“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”

“mengapa bisa begitu?”

“sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”

“apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”

“suara kuda perang di jalan Allah.”

“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”

“taubat orang yang bertaubat.”

“apa yang dapat membakar hatimu?”

“istighfar di waktu siang dan malam.”

“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”

“sedekah yang diam – diam.”

“Apa yang dapat menusuk matamu?”

“Shalat fajar.”

“Apa yang dapat memukul kepalamu?”

“Shalat berjamaah.”

“Apa yang paling mengganggumu? “

“Majelis para ulama.”

“bagaimana cara makanmu?”

“dengan tangan kiri dan jariku.”

“dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”

“di bawah kuku manusia.”

Manusia Yang Menjadi Teman Iblis

Nabi SAW lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”

“Pemakan riba.”

“Siapa sahabatmu?”

” Pezina.”

“Siapa teman tidurmu?”

“Pemabuk.”

“Siapa tamumu?”

“Pencuri.”

“Siapa utusanmu?”

“Tukang sihir.”

“Apa yang membuatmu gembira?”

“Bersumpah dengan cerai.”

“Siapa kekasihmu?”

“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”

“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu? “

“orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”

Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas

Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu. “

Iblis segera menimpali:” tidak, tidak… tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”

“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”

“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”

Iblis Dibantu oleh 70.000 anak – anaknya

“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.

Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang – orang tua, sebagian untuk menggangu wanita – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid .

Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.

Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.

Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia lainnya, maka 99% pahalanya akan terhapus.

Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya. Syaithan juga berkata,”keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.

Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.

Tahukah kamu, Muhammad? Bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”

Cara Iblis Menggoda

“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?

Akulah mahluk pertama yang berdusta.

Pendusta adalah sahabatku. Barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.

Tahukah kau Muhammad?

Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.

Sumpah dusta adalah kegemaranku.

Ghibah(gosip) dan Namimah(Adu domba) kesenanganku.

Kesaksian palsu kegembiraanku.

Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.

Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya ke mukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’

Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.

Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.

Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.

Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.

Dan ia pun semakin taat padaku.

Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’

Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.

Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.

Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”

10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT

“Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”

“10 macam”

“apa saja?”

“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.

Allah berfirman, “berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)

Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.

Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.

Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.

Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.

Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.

Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.

Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.

Aku minta agar Allah memberikanku saudara , maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.

Allah berfirman, “Orang – orang boros adalah saudara – saudara syaithan.” (QS Al-Isra : 27)

Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.

Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.

Allah menjawab, “silahkan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.

Iblis berkata : “wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”

Rasulullah SAW lalu membaca ayat :”mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119) juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab:38)

Iblis lalu berkata: “wahai Rasul Allah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk – mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong.”

Jadi??

-Doel-

→ 1 CommentCategories: Uncategorized

Aquarium berduka..

August 12, 2009 · Leave a Comment

Tadi siang aquarium, water filter, air pump, pasir, batu, tanaman, dan ikan-ikan ini menjadi saksi bisu kepergian salah satu penghuninya, semoga amal ibadahnya diterima disisi-Nya. :D Justru hewan-hewan itu selalu ingat kepada Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Pencipta bukan? tidak seperti manusia yang suka lupa bahkan ingkar terhadap Penciptanya, Naudzubillah Mindzalik…
so long mate..

so long mate..

six left from seven..

six left from seven..

u'll always be in my heart... *like her ;)

u'll always be in my heart... *like her ;)

Semoga ga berkurang lagi penghuni aquarium ini, kalo ada duit mau nambahin aahh.. Tadi siang liat di tukang ikan ada yang bagus satu ekor 10.000 rupiah harganya. Tapi duitnya udah dipake buat beli air pump sama makanan, jadi nunggu ada duitnya lagi deh, hehee.. :D

-Doel-

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Goodbye my fish, Marhaban ya Ramadhan!

August 11, 2009 · Leave a Comment

Tadi siang malaikat Izra’il sempat mampir ke kamar kosan saya. Alhamdulillah yang ingin ditemui bukanlah saya, tetapi ikan saya. Saya bersedih juga bersyukur. Bersedih karena ditinggal pergi oleh salah satu ikan saya yang tercinta, tetapi juga bersyukur, alhamdulillah saya masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk memperbaiki diri, untuk mempersiapkan bekal sebaik-baiknya sebelum malaikat Izra’il datang menjemput saya. Banyak makna dari kematian ikan saya ini. Mungkin suatu pertanda bahwa saya memang tidak akan bisa hidup bersama dengan seseorang yang sangat saya sayangi, atau pun juga suatu peringatan bahwa saya pun bisa mati kapan saja tanpa saya ketahui sebelumnya. Tidak lama lagi bulan suci ramadhan yang selalu dinanti-nanti akan segera tiba. Semoga kita semua masih diberikan umur untuk melaluinya. Jika memang masih diberikan anugrah tersebut, marilah kita berusaha sebaik mungkin menjadikan Ramadhan kali ini sebagai Ramadhan terbaik kita, karena belum tentu kita bisa bertemu dengan bulan Ramadhan berikutnya.

Saat membuka facebook tadi siang saya juga kebetulan membaca sebuah notes tulisan seorang teman SMA, dan dari notes tersebut saya mendapat link beberapa video dibawah ini. Video yang memperingatkan kita tentang dosa-dosa sehari-hari yang sering kita lakukan dan kadang tidak kita sadari. Semoga bisa menjadi peringatan dan membuat kita dapat memperbaiki diri serta lebih siap untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

1. Aurat

2. Bohong

3. Arak

4. Bangun Subuh

5. Jaga Pandangan

6. Syaitan dan Api

7. Makanan Syaitan

8. Merokok

9. Hormati Orang Tua

10. Tinggi Hati

11. Pemarah

Semoga bermanfaat..

-Doel-

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Wisnite KMKL, Juli 2009

July 19, 2009 · 2 Comments

Malam syukuran wisuda Keluarga Mahasiswa Teknik Kelautan yang berlangsung pada tanggal 17 Juli 2009 kemarin berlangsung dengan lancar dan meriah. Ada beberapa hal yang begitu menarik bagi saya di malam itu. Wisnite dengan tagline “Party at gardenia sensation” tersebut hanya dihadiri oleh dua pasang orang tua mahasiswa. Ke-16 wisudawan lainnya tidak membawa orang tuanya untuk hadir bersama mereka. Yang mendampingi mereka adalah teman-teman terdekat dan kekasih mereka masing-masing. Pada saat wawancara dan pembacaan profil seorang wisudawan angkatan 2005, yang juga merupakan mantan Kahim KMKL (Tunggul Bhirawa, ST.), pembawa acara mengajukan sebuah pertanyaan dengan sedikit candaan, seperti ini kira-kira dialognya,

Pembawa Acara : Jadi itu siapa kak yang dibawa malam ini??

Tunggul : ooh,itu calon istri saya, bukan teman ya, calon istri..

pada saat pernyataan tersebut dilontarkan, serempak masa himpunan KMKL yang hadir disitu berdiri dan bertepuk tangan menanggapi pernyataan dari mantan Kaisar KMKL tersebut. Ini belum seberapa, saat acara sudah mendekati akhir, seorang wisudawati angkatan 2005 ada yang baru datang. Teh Retno, begitu biasa disapa adik-adik kelasnya, datang terlambat karena suatu hal. Sehingga, begitu beliau datang bersama kedua orang tuanya, langsung diadakan wawancara dan pembacaan profil beliau walaupun waktu untuk acara tersebut sebenarnya telah lewat. Saat di penghujung wawancara, pembawa acara kembali menanyakan, “Jadi sebenernya kenapa nih Teh Retno datengnya telat?” Kemudian dijawab oleh Teh Retno, “Iya, jadi sebenernya saya telat karena saya baru habis lamaran.” Saat itu juga serempak semua yang hadir di selasar gedung Teknik Kelautan ITB tersebut berdiri dan memberikan standing applause yang bahkan lebih meriah lagi dari yang sebelumnya untuk Teh Retno yang esok harinya akan diwisuda dan tak lama lagi akan segera menikah.

Acara malam syukuran wisuda di Teknik Kelautan ITB yang selalu diadakan pada malam sebelum hari wisuda ini memang sangat banyak memberikan hal positif menurut saya. Disamping memberikan penghargaan kepada para wisudawan dan wisudawati, menjalin silaturahmi, acara tersebut juga sangat memberikan motivasi dan menginspirasi para adik-adik kelas dan kawan-kawan wisudawan yang belum lulus. Pada malam itu saya yakin, tak ada seorang pun diantara kami yang mahasiswa yang tidak berpikir atau mengimpi-impikan untuk berada di atas panggung dan diwawancara sebagai wisudawan seperti itu. Semua pasti mengimpi-impikan saat-saat paling bahagia sebagai mahasiswa tersebut. Saat yang juga sangat membahagiakan bagi orang tua dan sahabat-sahabat terdekat. Saat sebelum menuju tingkat kehidupan yang lebih lanjut, yang sangat berbeda dari sebelumnya, dengan penuh impian-impian dan harapan-harapan baru, yang lebih indah lagi. Selamat untuk para wisudawan KL Juli 2009 ini, semoga sukses dan dapat berkontribusi serta memberikan yang terbaik untuk tanah air tercinta ini. Semoga pada tahun 2011 nanti saya dan kawan-kawan 2007 (semua jurusan) juga akan diwisuda dan menjadi Insinyur yang baik dan sukses, yang taat kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang berguna bagi Bangsa Indonesia tercinta ini, serta membanggakan bagi Almamater Institut Teknologi Bandung. Amiiin.

-Doel-


PS: waktu gw wisuda nanti udah punya calon istri belom yeh??hahahaa..

→ 2 CommentsCategories: Uncategorized

ITB Kembali Berduka..

July 6, 2009 · Leave a Comment

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un..

Dua hari kemarin, dua berita duka datang berturut-turut, bahkan tiga bagi mahasiswa-mahasiswa Teknik Kelautan. Dua orang teman, sahabat, rekan seperjuangan, pergi meninggalkan kita, dipanggil kembali oleh sang Maha Pencipta untuk menghadap-Nya lebih dulu dari kita semua. Yang pertama adalah Syafda Gustfy, Teknik Geodesi 2007. Almarhum adalah rekan sefakultas saya di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan. Yang kedua adalah Braven, Teknik Mesin 2007. Dan juga seorang Ibunda dari Mahasiswa Teknik Kelautan 2007, Lukman Muluk Sitanggang.

Kabar duka yang datang dengan tiba-tiba ini seakan ingin mengingatkan kita kembali. Bahwa tidak ada seorang pun dari kita yang mengetahui berapa lama kita diberikan waktu oleh Allah SWT untuk hidup di dunia yang sementara ini. Yang hanya sekedar singgah, untuk menyiapkan perbekalan untuk kehidupan berikutnya yang benar-benar abadi. Hal ini juga mengingatkan saya kembali, bahwa saya masih sering sekali lupa kalau saya juga bisa dipanggil kapan pun, dimana pun dan saat sedang melakukan apa pun tanpa tahu apa pun sebelumnya. Untuk itu saya berharap tulisan ini dapat mengingatkan kita pada umumnya, dan saya sendiri secara khusus, untuk selalu menjaga hati dan perbuatan dari melakukan hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah SWT. Untuk selalu memanfaatkan hidup yang hanya sebentar ini untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Seperti yang kata-kata K. A. Harfan Efendy Noor, “Hiduplah untuk memberi sebanyak-banyaknya, bukan menerima sebanyak-banyaknya”.

Another quote : “Kejarlah dunia seakan engkau akan hidup seribu tahun lagi dan kejarlah akhirat seakan engkau akan mati esok hari..”

Kedua hal tersebut di atas, dunia dan akhirat, menurut saya haruslah dijalankan secara selaras dan seimbang. Karena keduanya memang saling berhubungan. Segala perbuatan yang kita lakukan di dunia ini akan dipertanggung jawabkan di pengadilan tertinggi di akhirat kelak. Dunia adalah tempat persinggahan sementara kita untuk mengumpulkan bekal sebaik-baiknya untuk kehidupan kita di akhirat kelak. Apa yang akan kita nikmati di akhirat nanti tergantung dengan bekal apa yang kita kumpulkan saat ini. Untuk itu dalam mengejar dunia kita tidak boleh melupakan akhirat dan begitu juga sebaliknya. Kita tidak bisa hanya mengejar akhirat sampai-sampai melupakan dunia.  Kedua hal tersebut saling terikat dan harus dijalankan dengan selaras dan seimbang tanpa melupakan salah satunya.

Semoga kepergian sahabat kita ini dapat kita jadikan pelajaran yang bermanfaat dan selalu mengingatkan kita, sehingga kepergian mereka tidak menjadi  sia-sia. Selamat jalan kawan, so long mate, smoga kau diberikan tempat terbaik disisi-Nya..

-Doel-

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Beavers 11th Birthday!

June 9, 2009 · Leave a Comment

Sebenernya ini ditulis dari kemaren, tapi baru sempet di-post sekarang..

Last night, Saturday, June 6th, 2009

Bukit Duri Beavers Birthday Bash and Launching Event @ Tomodhaci, Kebayoran Baru

Acara peluncuran Bukit Duri Beavers yang merupakan transformasi dari BANDEL (Baseball dan Softball Delapan) yang pada awalnya ingin dilaksanakan setahun yang lalu akhirnya dilaksanakan kemarin malam. Kemunduran acara yang seharusnya dilaksanakan pada ulang tahun ke-10 Beavers ini dikarenakan terjadinya krisis ekonomi. Terimakasih untuk para alumni terutama mantan-mantan ketua dan para anggota yang telah memberikan donasi demi berlangsungnya acara semalam dan juga pada semua pihak yang ikut membantu dalam berjalannya acara tersebut. Acara berlangsung dari pukul 18:00 sampai 22:00, pertama kalinya sepengetahuan gue acara Beavers udah selesai sebelum pukul 00:00. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari Beavers ini. Ekstrakulikuler yang lahir pada tanggal 25 Mei, 1998, yang pada awalnya biasa dikalahkan dalam pertandingan-pertandingan dengan skor puluhan melawan satuan ini, telah menjadi Klub Baseball dan Softball SMA yang diperhitungkan bahkan termasuk unggulan saat ini. Semua itu tak lepas dari kerja keras seluruh keluarga Beavers ini sendiri dan juga bantuan-bantuan dari pihak luar. Ekskul yang kata Bang Reuben Eduardo Gutierrez (salah satu pendirinya) didirikan dari awalnya hanya iseng-iseng belaka ini, ternyata dapat menjadi ekskul yang membanggakan bagi SMA Negeri 8 Jakarta. Bagaimana tidak, sederet prestasi yang dihasilkan dalam 10 tahun belakangan ini dari prestasi team yang selalu masuk 4 besar minimal dalam setiap kejuaraan yang diikuti bahkan beberapa kali menjadi juara sampai prestasi per individu, penghargaan-penghargaan individu yang diraih serta lolos seleksi untuk ikut membela tim daerah bahkan nasional semuanya ikut mengharumkan nama SMA Negeri 8 Jakarta. Yang perlu dicontoh adalah kegigihan dan kerja keras yang dilakukan oleh seluruh keluarga Beavers demi mencapai semua itu. Kekalahan-kekalahan yang dialami pada awal lahirnya tidak membuat Beavers berkecil hati dan menyerah. Justru dijadikan pengalaman dan pelajaran yang berharga untuk terus menjadi lebih baik. Karena memang sesuatu yang besar harus diawali dengan langkah kecil terlebih dahulu. Semoga kedepannya Bukit Duri Beavers dapat menjadi semakin baik lagi.

Happy Birthday Bandel!!

Old Baseball dan Softball 8 Logo

Old Baseball dan Softball 8 Logo

Happy Birthday Bukit Duri Beavers!!

n36396388077_1054735_4080

Selamat buat Alessandra Sachira yang telah terpilih menjadi Ketua Beavers ke-12! Semoga dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan baik. Dapat banyak belajar dan membuat Beavers semakin baik. Gudluck! ;) Seluruh keluarga Beavers pasti akan selalu bersamamu.

P.S. Guess what? hahaa..

-Doel-

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Tattoo Berbahaya

May 31, 2009 · Leave a Comment

Bismillahirrahmanirrahim..

Untuk teman tercinta..

Mau nge-post artikel yang saya dapat saat browsing mencari info tentang tattoo. Begini ceritanya, waktu itu ada seorang teman yang bercerita pada saya bahwa dia ingin ditattoo. Saya lupa persisnya bagaimana ceritanya, kira-kira begini. Setelah dia cerita, awalnya saya biasa aja..

Qohar : ooh, gambar apa?

Teman : gambar panda (misal, bukan jawaban sebenarnya)

Qohar : hmm, mau ditattoo dimana?

Teman : hhmm,blm tau nih, masih mikir-mikir, permanen soalnya..

WHATT??!!

Permanen??waduh, saya ga nyangka banget kalau dia ingin ditattoo permanen. Kemudian otomatis saya menyarankan bahkan meminta agar lebih baik dia mengurungkan niatnya saja. Alasan utama saya menentang hal itu adalah bahwa ditattoo itu haram, dilarang dalam syari’at agama Islam. Dan saya yakin, segala sesuatu yang diharamkan itu memang tidak baik untuk diri kita. Karena kita adalah makhluk ciptaan Allah SWT, tentunya Dialah yang paling mengerti dan mengetahui segala sesuatu sampai hal yang sekecil-kecilnya tentang diri kita. Jauh lebih baik dari yang kita ketahui bahkan. Maka dari itu Dia menciptakan segala aturan dan hukum untuk kita taati demi kebaikan diri kita sendiri. Salah satunya ya dilarang menattoo tubuh ini, diharamkan karena menyakiti diri sendiri. Karena pada saat akan ditattoo, kulit yang ditattoo harus dimasukkan tinta tattoo dengan cara ditusuk-tusuk dengan jarum. Hal ini menyakiti diri sendiri, makanya dilarang. Selain itu, ternyata tattoo pun memiliki efek samping pastinya. Bagaimana tidak? yang disuntikkan ke dalam kulit tersebut adalah zat asing, zat kimia yang bisa berdampak buruk bagi tubuh. Bahkan, pada saat ini di pasaran, tinta tattoo yang beredar pada umumnya terbuat dari unsur yang tergolong dalam golongan logam berat, seperti arsenik, mercury, perak, emas dan bismuth. Belum lagi, jarum yang digunakan untuk menyuntikkan tinta tersebut ke dalam kulit juga dapat menjadi perantara penyakit menular yang amat sangat berbahaya dan belum ada obatnya, seperti HIV AIDS dan systemic lupus erythematosus (Lupus). Selain dari itu, menattoo juga berarti melukai tubuh dengan menusuk-nusukkan jarum ke tubuh. Luka inilah yang menjadi masalah, karena dapat menjadi pintu masuk bagi bibit-bibit penyakit ke dalam tubuh dan luka ini juga dapat menyebabkan iritasi yang dapat menimbulkan infeksi. Semua itu tadi telah menjadi bukti bahwa maksud dari larangan itu adalah demi kebaikan manusia sendiri. Bahkan sebelum semua hal ini dipelajari, Allah SWT telah melarang manusia untuk membuat tattoo demi kebaikan manusia itu sendiri. Dan karena masih saja ada yang melanggar larangan-Nya dapat kita lihat bagaimana akibatnya secara medis seperti dicontohkan dalam artikel dibawah. Itu mungkin hukuman di dunia, belum lagi di akhirat nanti, na’udzubillahi min zalik. Astagfirullah…

Semoga artikel berikut dapat mengurungkan niat siapa pun yang ingin menattoo tubuhnya terutama teman saya yang saya cintai itu.

Ini dr sini : http://www.majalahtrust.com/danlainlain/kesehatan/1153.php

Di Balik Keindahan Itu Ada Maut

Eko Edhi Caroko, Diah Amelia, dan Eko Zulham

BUAT kalangan tertentu, seni merajah tubuh (tato) memang masih dianggap tabu. Di mata mereka, paling tidak, tato dipandang bercitra buruk: sarat kekerasan dan cenderung dekat dengan dunia kejahatan. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kini tato juga dipandang bagian dari ”produk” kecantikan. Kaum penggemarnya pun makin meluas hingga ke kalangan selebriti, olahragawan, eksekutif muda, remaja, dan ibu-ibu rumah tangga.

Terutama penggemarnya dari kalangan remaja, bahkan perkembangannya begitu pesat. Berdasarkan sebuah survei di Amerika Serikat yang dilakukan dua tahun lalu, sekitar 36% remaja (usia 14 tahun) di negeri itu, hampir dipastikan, di tubuhnya ada rajahan tokoh-tokoh idola, bunga, serta berbagai ornamen lainnya.

Namun, di sisi lain, ada fenomena yang berbeda. Alih-alih populasi penggemarnya terus meningkat, arus balik dari kaum bertato pun tak kalah derasnya. Untuk soal yang terakhir itu, bisa disimak dari hasil survei terbaru pada akhir tahun lalu. Dalam survei tersebut diungkapkan bahwa dari sekitar 10 juta orang yang bertato, 50% di antaranya, ternyata malah berniat menghilangkan rajahan itu. Banyak alasan yang dikemukakan mereka. Mulai dari sulit mencari pekerjaan hingga merasa bosan. Bahkan tak sedikit di antaranya yang menyatakan menyesal.

Jika dicermati lebih jauh, dari mereka yang menyesal, ternyata ada motif yang menarik. Kata mereka, tato juga berdampak buruk terhadap kesehatan. Salah satu contohnya, seperti yang dialami oleh Karl Fredrik Ljungberg, pesepak bola hebat yang kini bermain di Arsenal. Sudah sembilan tahun pria yang kini berusia 30 tahun ini bergabung di klub papan atas Liga Inggris itu. Tapi, kehebatannya menggocek bola di lapangan, nyaris tak pernah terlihat lagi, paling tidak, selama tiga tahun terakhir. Pasalnya, sejak saat itu, ia lebih sering duduk di bangku cadangan.

Ternyata sang pelatih Arsenal mempunyai alasan kuat untuk mengistirahatkan Ljungberg selama itu. Gara-garanya, pemain berkebangsaan Swedia ini kerap terserang sakit kepala (migren) secara tiba-tiba dan tanpa sebab. Celakanya pula, pusing di kepalanya itu bisa berlangsung selama dua minggu.

Tak kurang dari tim dokter yang menanganinya pun dibuat puyeng. Mereka membutuhkan waktu lebih dari setahun untuk melacak penyakit sang idola. Semula, tim dokter menyangka bahwa pusing di kepala Ljungberg karena kanker. Tapi, setelah melalui proses pemeriksaan yang panjang, akhirnya (pada Mei 2005) ketahuan juga biang keroknya: karena racun yang berasal dari tinta tato di tubuhnya.

Layaknya kebanyakan selebriti dunia, begitu pula yang dilakukan Ljungberg. Ia merajah tubuhnya dengan dua gambar panther (macan kumbang), masing-masing di sisi kanan perut dan punggungnya. Menurut dokter yang memeriksanya, Ljungberg ternyata alergi dengan tinta tato. Dan alergi ini menimbulkan reaksi pada jaringan getah bening yang ada di pinggang, sehingga menyebabkan peradangan pada jaringan saraf. Saraf yang terganggu inilah yang ditengarai memicu migren.

Kasus hampir serupa juga dialami oleh seorang remaja yang tinggal di Burlington, Vermont, Amerika. Bahkan efek buruk yang dirasakan oleh pemuda berusia 19 tahun ini lebih hebat lagi. Gara-gara rajahan di tubuhnya, ia divonis mengidap penyakit amat berbahaya dan belum ada obatnya, yakni systemic lupus erythematosus (Lupus). Menurut dokter yang menanganinya, ia bisa terjangkit Lupus karena tercemar virus yang berasal dari jarum tato.

Sejatinya pula, mereka yang gemar merajah tubuh memang berisiko tinggi terserang berbagai penyakit. Soalnya, merajah juga berarti melukai badan. ”Dari luka inilah lazimnya banyak bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh,” ujar Dr. Irma Bernadette Simbolon, dermatovenereulogist (dokter ahli kulit) dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Bahkan rasa sakit itu telah dirasakan sejak awal, ketika jarum tato mulai menusuk-nusuk bagian tubuh yang dirajah. Kerap, luka yang ditimbulkannya pun mengakibatkan iritasi sehingga berpeluang terinfeksi. Jika begitu kejadiannya, si ”korban” akan mengalami demam dengan suhu tinggi. Dengan kondisi selemah itu, niscaya tubuh semakin rentan terserang bibit penyakit.

BIAYA MENGHAPUSNYA

SANGAT MAHAL

Risiko lainnya adalah kemungkinan buruk yang ditimbulkan oleh jarum tato. Karena sering digunakan berkali-kali, sehingga berpeluang terkontaminasi, bibit penyakit jadi lebih leluasa menular. Dan penularan jadi lebih efektif karena jarum kerap menusuk hingga ke pembuluh darah serta jaringan saraf. Agar aman, seharusnya sih, setiap jarum dipastikan dalam keadaan steril dan hanya digunakan sekali saja.

Begitu pula halnya dengan tinta tato. Umumnya yang banyak beredar di pasaran, tinta itu dibuat dari bahan kimia yang patut dikelompokkan ke dalam unsur logam berat, seperti arsenik, mercury, perak, emas, dan bismuth, yang berbahaya buat kesehatan. Lain halnya dengan tinta tato yang biasa digunakan oleh sejumlah penduduk asli di pedalaman. Karena dibuat dari ramuan tumbuhan-tumbuhan, tinta itu cenderung lebih aman.

Dalam ilmu kedokteran, merajah tubuh didefinisikan sebagai tindakan sengaja yang berpotensi menimbulkan kelainan pada kulit. Selain karena tato, kelainan pada kulit juga bisa disebabkan oleh sengatan sinar matahari yang berlebihan, pengaruh obat-obatan, dan terkena bahan kimia. Dan prinsipnya, semakin luas permukaan tubuh yang ditato, maka akan semakin besar pula risiko gangguannya. ”Jika gambar tatonya sudah mencapai setengah dari permukaan tubuh, besar kemungkinan tubuh orang tersebut sudah keracunan,” kata Irma.

Boleh jadi karena didorong oleh kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, menurut Irma, tren kalangan bertato yang berniat menghilangkan rajahan di tubuhnya belakangan ini cukup tinggi. Lihat saja mereka yang datang ke kliniknya. ”Dalam sebulan, rata-rata saya menangani tiga pasien yang ingin menghilangkan gambar tatonya,” ujar dokter yang juga menjadi staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Prinsipnya, untuk menghilangkan tato, lapisan kulit yang terajah harus dikelupas atau dibakar. Untuk itu, teknik terbaru yang paling diminati adalah dengan sinar laser (Q-switched laser), yang di Indonesia mulai dikenal sejak 1990. Keunggulan dari cara ini tidak akan menimbulkan rasa sakit. Hal itu memungkinkan karena sebelum dilakukan penyinaran, si pasien akan dibius lokal. Selain itu, hasilnya pun bisa maksimal, yakni gambar rajahan bisa dihilangkan secara tuntas.

Kalau saja ada kekurangannya, itu adalah biayanya yang tak sedikit. Untuk ukuran kebanyakan, biaya itu bahkan terbilang amat mahal. Hanya untuk menghilangkan tato seukuran kartu kredit, minimal dibutuhkan Rp 50 juta—masih jauh lebih mahal ketimbang ongkos untuk merajahnya yang berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Bayangkan, berapa ongkos yang harus dikeluarkan untuk menghilangkan rajahan yang ada di seluruh tubuh?

Biaya menghapus tato dengan teknik Q-switched bisa jadi mahal karena investasinya memang tergolong tinggi. Hanya untuk pengadaan peralatannya saja dibutuhkan modal sampai Rp 1 miliar.

Dengan tato, karena merasa lebih gagah atau cantik, memang bisa mendorong seseorang jadi tambah percaya diri. Tapi, jika mengingat efek buruknya, kegemaran yang satu ini jadi begitu menakutkan. Boro-boro bisa pamer keindahan, kita malah berisiko terjangkit penyakit berbahaya. Karena itu, masih berminat dirajah? o

.

Pengaruh Buruk Tattoo

Tattoo alias tato yang sekarang ini semakin populer ternyata menyimpan bahaya. Selain dari kemungkinan infeksi akibat penggunaan alat yang tidak steril pada saat perajahan, para dokter telah menemukan efek samping lain yang mungkin timbul akibat seni lukis badan ini ‘menghilangnya’ otot.

Dalam Annals of Internal Medicine minggu ini dilaporkan oleh dokter-dokter dari Israel, di mana terdapat tiga kasus pria muda yang baru mentato tubuhnya mulai mengalami kehilangan otot di sekitar daerah tersebut. Ketiganya memiliki tato di daerah tubuh sebelah atas dan otot yang semakin mengecil terletak di bahu dan lengan mereka. Dua di antaranya bahkan mengalami kerusakan saraf juga.

Tidak ditemukan penjelasan yang memuaskan akan apa yang terjadi pada otot mereka, muscle wasting yang mereka derita masih misterius, dan sangat disayangkan, kerusakan ini permanen. Bagaimana tepatnya mekanisme tato untuk memicu atrofi otot (proses pengecilan otot) ini memang masih belum jelas, namun menurut Dr. Israel Steiner dari Hadassah University Hospital di Jerusalem, ada kemungkinan dari penggunaan jarum tato yang kurang steril, teknik yang buruk dari artis tatonya, atau pigmen yang terkandung dalam tinta tato. Beberapa laporan selama ini menyebutkan bahwa tinta tato mengandung beberapa elemen yang mungkin toksik bagi tubuh.

Walaupun demikian, ini adalah pertama kalinya tato dihubungkan dengan gejala muscle wasting tadi. Dan barangkali mempertimbangkan dan memikirkan ulang untuk mentato tubuh perlu dilakukan, karena kemungkinan terjadinya kehilangan otot seperti dalam kasus ini masih mungkin terjadi. (klinikpria.com)

-Doel-

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Bersatulah ITB-ku, Indonesiaku…

May 3, 2009 · 3 Comments

Dari Jum’at kepikiran terus nih, ada yang mengganjal,hahaa,tulis aja deh disini..

Jadi begini ceritanya, Jum’at sore KMKL (Keluarga Mahasiswa Teknik Kelautan) ITB, Himpunan Jurusan gw, lagi mengadakan rakor, rapat koordinasi, bersama seluruh badan pengurus. Dan di saat yang bersamaan, beberapa anggota PSDA (Pengembangan Sumber Daya Anggota) yang berurusan dengan kedarisasi, para tim konseptor kaderisasi (Training Organisasi namanya klo di KMKL), sedang bertemu dengan mahasiswa FTSL 2008 untuk mendapatkan input-an dari para calon peserta TO ini nanti. Setelah mereka selesai dan bergabung dengan rakor di sekre, salah seorang dari tim konseptor ini menceritakan ke BP bagaimana hasil pertemuan tadi. Nah, yang paling mengejutkan adalah ada seorang mahasiswa yang saat ditanya, “Jadi kalian maunya KMKL bagaimana nantinya?” Dia menjawab, “Saya maunya kak, kalau anak-anak KMKL lewat anak-anak HMX (sebut saja sebuah himpunan X) pada minggir semua.” What?! Padahal kata temen gw yang bercerita ini tadinya ni anak diem-diem aja, tampangnya juga cupu gtu. Anjis, kata gw dalem hati, tengil abis ni anak. Belom apa-apa udah pengen cari musuh aje sama himpunan laen. Ini nih yang jadi pikiran gw selama dalam perjalanan dari Bandung ke Jakarta Jum’at malem kemaren. Masih ada aja mahasiswa yang berpikiran kayak begitu, apalagi pengetahuan dia tentang kemahasiswaan ITB ini kemungkinan masih sangat cetek. Gw ga bilang gw banyak tahu juga, gw juga masih sangat cetek, tapi paling nggak pikiran gw sama dia beda.

Yang bikin gw ga habis pikir, kenapa si harus bermusuhan? Itu anak 2008 calon anggota himpunan, belom tentu juga jadi anggota himpunan nantinya, yang dipikirin udah musuhan aje. Maunye kalau dia lagi jalan orang-orang pada minggir semua, takut sama dia, berasa jadi jagoan. Maaan?! Hari gini masih aje pikirannya kayak begitu? Gila ni orang, gw si mendingan pas lagi jalan banyak yang tersenyum, menyapa dan memberi salam ke gw, didoain yang baik-baik jadinye, daripada orang-orang pada minggir ga berani deket-deket karena takut bahkan ada yang diem-diem ga suka banget dan mendoakan yang tidak baik. Memberikan kebahagiaan kepada orang lain kan lebih baik daripada meberikan ketakutan. Bukankah lebih indah jika kita semua hidup rukun, damai dan tentram serta saling mengasihi sesama? Coba kita bayangkan bagaimana indahnya jika saat sedang berjalan di dalam kampus atau pun dimana saja mahasiswa HMX dan HMY berpapasan, saling tersenyum, menyapa, berjabat tangan, bahkan berpelukan. Bukannya pelotot-pelototan, saling mencaci, bahkan tonjok-tonjokan. asik ga sih??  Kita ini satu keluarga kan, keluarga mahasiswa ITB. Kenapa harus saling membenci? Kenapa harus terpecah belah? Sebatang lidi mudah untuk dipatahkan, tetapi seikat lidi? silahkan dicoba sendiri.

Menurut gw sih kalau mau jadi jagoan, kalau mau ditakuti oleh orang-orang, jangan cuma dikampus aja beraninya. Tapi di dunia ini! Jadikanlah Indonesia kita ini bangsa yang ditakuti dan disegani oleh negara lain. Sehingga tidak ada yang berani macam-macam dengan Indonesia. Saat aset bangsa kita dicuri oleh Maling Sia (Malaysia) apa si jagoan kampus ini tau? peduli? Sipadan, Ligitan, Batik, Lagu-lagu ciptaan anak bangsa?? Ber – ton-ton hasil laut indonesia dicuri negara-negara lain setiap tahunnya. Terakhir gw baru denger di Padang, rakyat di suatu pulau dibodoh-bodohi oleh orang Australia. Sebuah pulau mereka, disewa dengan kontrak Rp. 60 juta untuk jangka waktu 20 tahun. Satu tahun hanya 3 juta?! Pulaunya bagus, pantainya indah, dan laut sekitarnya menakjubkan, kalau dikembangkan jadi kawasan pariwisata disitu berapa ratus juta yang bisa dihasilkan per tahun? bukan 3 juta! Prihatin ga sih melihat keadaan bangsa kita sekarang ini? Perpecahan terjadi dimana-mana termasuk di Institut terbaik Bangsa yang katanya berisikan Putra Putri Terbaik Bangsa Indonesia ini. Pedulikah Putra Putri Terbaik Bangsa ini akan keadaan bangsanya? Hanya karena masalah kecil kok bisa terjadi pertumpahan darah. Cuma karena masalah pertandingan olahraga aja bisa terjadi tawuran, ga di kampus ga di Liga Indonesia juga, tau sendiri kan? Namanya pertandingan, perlombaan, pasti ada yang menang dan kalah, masa mau menang semua? Yang menang ya boleh bangga tapi jangan berlebihan, yang kalah juga terimalah dengan lapang dada, memang sudah kalah kan? yasudah,berlatih lebih giat lagi. Sportif aja kalau mengaku lelaki sejati.

Padahal dahulu di zaman-zaman perjuangan meraih kemerdekaan, kita semua satu. Satu visi, satu misi, satu tujuan. MERDEKA atau MATI?! Bahkan para pemuda (putra putri Indonesia) di zaman itu pada tanggal 28 Oktober 1928, bersumpah bertumpah darah satu, tanah air Indonesia. Berbangsa satu, bangsa Indonesia. Berbahasa persatuan, bahasa Indonesia. Karena mereka sadar tidak akan dapat membuat Indonesia merdeka jika berjuang sendiri-sendiri dalam kelompok. Setelah Nusantara ini bersatu, kita semua tahu kan bagaimana hasilnya? Pertarungan antara tentara-tentara terlatih dilengkapi senjata canggih melawan rakyat-rakyat kecil seperti petani, mahasiswa sampai kaum elite bersenjatakan senjata seadanya dimenangkan oleh bangsa ini setelah bersatu. Baru-baru pasca kemerdekaan, apa ada negara-negara Asia yang berani mengusik aset negara Indonesia seperti sekarang? Tinggal Soekarno perintahkan habisi malaysia, habis sudah malaysia saat itu. Ingatlah kembali apa yang bisa dilakukan bangsa ini jika kita bersatu, jika kita bersama-sama berusaha, bergotong-royong demi kemajuan bangsa ini. Jadi toloong, jangan memecah belah bangsa kita sendiri. Tidakkah kita malu? Jika hanya karena masalah kecil rasa bangga, arogansi dan keegoisan akan himpunan masing-masing kita jadi terpecah belah? Sedangkan pemuda zaman dahulu berjuang lebih dari 350 tahun untuk melepaskan diri dari politik divide et impera (politik pecah belah) demi meraih kemerdekaan bangsa kita tercinta ini. “Bhinneka Tunggal Ika”. Pandanglah perbedaan sebagai sebuah anugrah yang berharga dan indah dari ALLAH SWT, karena memang kita diciptakan berbeda-beda dan untuk saling melengkapi, bukan sebagai pemecah belah. Bukankah lebih indah dan lebih baik jika kita semua bersatu, seluruh tenaga kita (pemuda pemudi) yang melimpah ini digunakan untuk bahu-membahu demi memajukan Indonesia? Bukan untuk hal-hal yang malah akan menghancurkan diri kita sendiri dan bangsa ini. Demi Nusantara, bagi bangsa ini, tanah air kita, tumpah darah kita, negeri yang baginya jiwa raga kita..

Here is an inspiring video…

Sumber : willysuryawan (Youtube)

Notes di Facebook temen gw juga bagus ni, click here, gw iklanin ni Ki tulisan lo, hahaa..

Untuk ALLAH SWT, Bangsa Indonesia, dan Almamater Institut Teknologi Bandung, yang tercinta…

Jayalah Selalu Indonesiaku!!!

-Doel-

→ 3 CommentsCategories: Uncategorized

Listrik, kau mempengaruhi segalanya…

March 29, 2009 · 8 Comments

Ini sebenernye mau gw tulis dari pas abis kejadiannya minggu lalu,tapi berhubung sibuk ujian baru bisa sekarang. Sabtu, 21 Maret 2009 yang lalu, malem-malem sekitar jam 7-an listrik di kosan gue sempet padam. Gilak klo sampe padamnya lama, mampus aje gue, hari senennya mau UTS, gimane belajarnye kalo ga ada lampu. Lain lagi pikiran temen kosan gue, “Anjrit, malem minggu, ga punya pacar, mati lampu, lengkap sudah penderitaan”. Hahaha,bener juga si dipikir-pikir, untung otak gw lagi dipenuhi sama pikiran bahwa senen gw ada ujian, susah pula. Jadi yang gw pikirkan gimana caranye gw bisa bermesraan dengan buku-buku kuliah gw, urusan pesta, cinta dan olahraga nanti belakangan dah. Sekarang fokus ke buku dulu. Alhamdulillah padamnya ga begitu lama. Sekitar setengah jam-an setelah gw sholat Isya listrik nyala dan dapat digunakan kembali. Alhamdulillaah…

Disaat ada kejadian kayak begitu mungkin kita baru sadar, betapa pentingnya energi listrik bagi kehidupan kita saat ini. Semua kehidupan manusia di jaman sekarang ga bisa lepas dari yang namanya energi listrik. Dari anak-anak kampung sampe para eksekutif di kota besar semua butuh energi listrik. Tapi, berapa banyak di antara kita yang memikirkan dan peduli darimana energi ini berasal? siapa yang memproduksi? bagaimana produksinya? berapa besar biaya yang di butuhkan untuk bisa membuat perangkat listrik di depan mata lo ini bisa digunakan? Silakan jawab dan pikirkan sendiri.

Di Indonesia, tarif dasar listrik dari PLN untuk golongan R3 (golongan rumah tangga kategori mewah) adalah sebesar Rp.621,00/kWh. Sedangkan biaya produksinya sendiri adalah Rp.667,00/kWh. Untuk rumah dengan kategori mewah saja masih disubsidi oleh pemerintah. Berapa banyak dari kita yang tau akan hal ini? Entah itu tadi biaya produksi yang menggunakan apa sebagai bahan bakar untuk membangkitkan listriknya. Tapi sampai saat ini, di Indonesia, Pembangkit Listrik (PLT…) kebanyakan masih menggunakan bahan bakar fosil. Dari minyak sampai batubara yang tingkat pencemarannya sungguh memprihatinkan. Yang menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan seperti PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) masih sedikit jumlahnya. Bahkan, Indonesia yang sebagian besar wilayahnya adalah lautan dan garis pantainya merupakan yang terpanjang di dunia masih belum bisa mengembangkan Pembangkit Listrik untuk keperluan komersil yang menggunakan energi yang berasal dari lautan(gelombang, arus). Semoga gw bisa mengembangkannya nanti, amiiin. Portugal adalah salah satu negara yang telah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Ombak. (Gw mau masukin link error mulu, kalau mau tau lebih jelas search aja “Pelamis Wave Power” atau “Agucadoura”) Saat ini pemerintah Portugal sedang merencanakan pembangunan 28 mesin PLTO seperti itu lagi. Jika proyek itu selesai maka akan dapat menghasilkan listrik dengan daya 22,5 MW yang dapat memenuhi 15.000 kebutuhan rumah tangga di Portugal (30.000 rumah tangga jika di Indonesia). Harga dari daya listrik yang dihasilkan ini adalah €0,23/kWh sekitar hampir Rp.4000/kWh dengan kurs saat ini. Kalau dibandingkan dengan biaya produksi di Indonesia yang tidak sampai seribu rupiah memang sangat mahal. Tapi itu adalah harga yang pantas demi kelangsungan kehidupan di muka bumi ini, demi anak cucu kita nanti. Karena, PLTO di Portugal itu juga dapat menurunkan lebih dari 60.000 ton emisi gas karbondioksida per tahun. Gas yang sedang panas-panasnya dibicarakan karena membuat bumi semakin panas(Global Warming). Sabtu kemarin lagi panas-panasnya juga orang membicarakan Earth Hour. Earth Hour yang dilakukan setiap hari Sabtu di minggu terakhir bulan Maret setiap tahunnya, menurut gw bisa dan seharusnya kita lakukan setiap hari. Event ini merupakan sebuah ajakan agar kita berhemat dalam menggunakan energi listrik. Karena memang dampaknya sangat besar, seperti yang udah gw tulis di atas bahwa untuk bisa menghasilkan energi listrik harus ada yang dikorbankan. Bisa murah tapi mencemari lingkungan, atau ramah lingkungan tapi mahal. Dan ini memang ga bisa kita hindari. Kita Semua butuh energi listrik.

Jadi yang bisa kita lakukan adalah berhematlah sebisa mungkin dalam menggunakannya. Matikan lampu, TV, komputer, dsb kalau lagi ga digunakan, kalau mau tidur ga usah pake nyalain lagu dari komputer atau laptop, apalagi ditambah nyalainnya pake speaker yang membutuhkan energi listrik yang besar. Kalau masalah ga berani tidur kalau lampu mati it’s okay menurut gw, masih bisa ditolerir. Tapi kalo nyetel lagu saat tidur, siapa yang mau denger? Jadi, mari kita hemat penggunaan listrik mulai dari sekarang, dari yang kecil”, dan dari diri kita sendiri kalo kata A’a Gym. Abis ini, kalo udah selesai make komputer/laptopnya dimatiin yaa.. Mari hemat listrik! Demi bumi yang lebih baik, demi anak cucu kita nanti…

-Doel-

→ 8 CommentsCategories: Uncategorized